Nuim Khaiyath

adalah seorang wartawan, penulis, mantan eksekutif produser Radio Australia dalam acara Siaran Bahasa Indonesia. Pada tahun 60an tinggal London bekerja di BBC’S Indonesian Service. Juga tampil dalam siaran 105.8 FM Jakarta, setiap Senin pagi dalam acara ‘Postcard from Melbourne’.
Di kalangan masyarakat Indonesia di Melbourne, beliau dikenal sebagai penceramah agama atau ustad, mendapat julukan ‘Kamus Berjalan’ karena pengetahuannya yang begitu luas dan menulis buku pada tahun 2009 yg berjudul ‘Dunia Di Mata Nuim Khaiyath’.
Nuim Khaiyath juga dikenal sebagai pembicara yang mumpuni dalam ceramah Lintas Agama – Interfaith Dialogue di Australia karena bisa dikatakan Nuim Khaiyath bisa hidup di dunia, Timur & Barat dengan mudah!

Penghargaan:

  • 2002 Penerima Penghargaan dari Ratu Elizabeth – Public Service Medal

‘Berdialog dengan Sejarah’

ini adalah isi

HARI PAHLAWAN

Meski umumnya bulan Nopember tidak dianggap “sekeramat” bulan Agutuss dalam anggapan bangsa Indonesia, namun kenyataan sejarah tidak dapat dipungkiri bahwa apa yang selama ini kita peringati dan rayakan sebagai “Hari Pahlawan” (10 Nopember) telah memainkan peranan penting dalam perjuangan untuk melepaskan belenggu penjajahan oleh Belanda yang telah berlangsung begitu lama – 350 tahun – dengan intermezzo yang hanya sebentar – pendudukan oleh Jepang. Memang munculnya pahlawan tidak selamanya berarti bagus. Dalam karya menariknya “Life of Galileo” pengarang Jerman Bertold Brechte …

KETIKA BUNG KARNO TERSINGGUNG DIBUAT EISENHOWER

Syahdan, kalau tidak salah dalam bulan Oktober tahun 1961, Presiuden Sukarno beserta rombongan melakukan kunjungan ke Amerika Serikat untuk menjadi tamu Presiden Dwight Eisenhower. Bung Karno, begitu sering waktu itu diberitakan, punya filosofinya sendiri tentang hubungan internasional. Beliau suka mengingatkan bahwa “hubungan internasional pada hakikatnya adalah hubungan antara sesama manusia”. Ternyata “hubungan sesama manusia” ini pernah dilanggar oleh tuan rumahnya Eisenhower, ketika Bung Karno beserta rombongannya tiba di Gedung Putih, tempat kediaman resmi kepresidenan Amerika Serikat. Bung Karno, begitu dikatakan, …

WARISAN INGGERIS DI NUSANTARA II

Kalau penjajah Hernando Cortez dari Spanyol berhasil meninggalkan hanya puing-puing (termasuk Macu Pichu) di kawasan yang pernah menjadi hunian dan hak milik bangsa Inca di Amerika Selatan, maka cerita tentang berkuasanya Inggeris di Nusantara antara tahun 1811 s/d 1816, ternyata menyisakan benturan pendapat, khusus mengenai nama Jalan Malioboro yang merupakan kebanggaan orang Ngayogyakarta. Ada pandangan yang menyebutkan asal usul nama Jalan Malioboro diambil dari kata “malyabhara” dalam bahasa Sanskrit yang berarti “jalan yang dihiasi bunga”. Jalan Malioboro diperkirakan dibangun oleh …